phone Phone
+622122219750
menu

CV. Arsitema Maju Mandiri

sql
External Vibrator Mikasa MGZ-F 100 A
External Vibrator Mikasa MGZ-F 100 A
Hover to Zoom

Jual External Vibrator Mikasa MGZ-F 100 A



Spesifikasi External Vibrator Mikasa MGZ-F 100 A

Vibrator Beton

 

Spesifikasi External Vibrator Mikasa MGZ-F 100 A


Vib. Head (Dia. x Length) : 400 x 78 mm
Vibration Board Size : 78 x 100 mm
Vibration : 166-200 Hz (1 V.P.M)
Voltage : 4.5 A, 220 V (1Phase)
Power : 280 W

 

VIBRATING (PEMADATAN) BETON

•         Setelah beton diaduk, diangkut dan dituangkan, ia masih mngandung udara dalam bentuk rongga udara.

•         Pemadatan adalah untuk mengeluarkan udara sebanayak mungkin, kalau dapat kurang dari 1 % (tidak termasuk air entrainment).

•         Jumlah udara yg terjebak tergantung pada kelecakan beton segar. Beton dengan slump sebesar 25 mm mengandung udara 20%. Itu sebabnya beton denan slump rendah memerlukan pemadatan yg lebih baik.

•         Untuk setiap 1% udara, kekuatan akan menurun 5 sampai 6%.

•         Rongga udara akan menambah permeabilitas, yg akan mengurangi ketahanan beton. Tidak mampu menghadapi cairan yg gak agresif maupun pelapukan akibat cuaca (weathering), menyebabkan karatan,  juga akan mengurangi lekatan beton dgn baja.

Pemadatan adukan beton ialah usaha agar sesedikit mungkin pori/rongga yang terjadi di dalam beton, untuk menjaga mutu beton sesuai dengan yang dikehendaki. Pemadatan beton segar ini dapat dilakukan secara manual atau dengan mesin.

Pemadatan dilakukan segera setelah beton dituang. Kebutuhan akan alat pemadat disesuaikan dengan kapasitas pengecoran dan tingkat kesulitan pengerjaan. Pemadatan dilakukan sebelum terjadinya initial setting time pada beton. Dalam praktik di lapangan, pengindikasian initial setting dilakukan dengan cara menusuk beton tersebut dengan tongkat tanpa kekuatan. Jika masih dapat ditusuk sedalam 10 cm, berarti setting time belum tercapai.

Pemadatan dimaksudkan untuk menghilangkan rongga-rongga udara yang terdapat dalam beton segar. Dari dibawah ini terlihat bahwa bertambahnya kandungan udara dalam beton akan menyababkan kekuatan tekan beton berkurang.

Pengaruh rongga-rongga udara pada kekuatan tekan beton

 Pada pengerjaan beton dengan kapasitas kecil, alat pemadat dapat berupa kayu atau besi tulangan. Untuk pengecoran dengan kapasitas lebih besar dari 10 m³, alat pemadat mesin harus digunakan. Alat pemadat ini lebih dikenal dengan nama vibrator atau alat getar. Pemadatan dilakukan dengan penggetaran. Campuran beton akan mengalir dan memadat karena rongga-rongga akan terisi dengan butir-butir yang lebih halus. Alat getar ini dibagi menjadi dua, yaitu :

a)      Alat getar intern (internal vibrator), yaitu alat getar yang berupa tongkat dan digerakan dengan mesin. Untuk menggunakannya, tongkat dimasukkan ke dalam beton pada waktu tertentu, tanpa harus menyebabkan bleeding.

b) Alat getar cetakan (external vibrator or form vibrator), yaitu alat getar yang mengetarkan form work sehingga betonnya bergetar dan memadat.

Untuk keterangan lebih lanjut, silahkan download PDF ini :